Algoritma AHP (Analytic Hierarchy Process)


Algoritma AHP (Analytic Hierarchy Process) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk menentukan skor dari inputan data data yang ada. Nantinya skor skor tersebut dapat diurutkan sehingga dapat digunakan untuk mengambil data dengan skor tertinggi / terburuk tergantung kebutuhan.



Contoh kasus yang dibahas adalah mementukan nilai kinerja karyawan berdasarkan inputan 3 kategori yang ada, yaitu jumlah jam kerja, jumlah barang yang dikerjakan, jumlah barang yang berkualitas (lolos uji)
Diasumsikan ada 3 data karyawan yang sudah diketahui
Maka tentukan nilai skor akhir dari masing-masing karyawan tersebut
Contoh inputan:

Nama jumlah jam kerja jumlah barang yang dikerjakan jumlah barang yang lolos uji
Andi 200 80 70
Budi 190 60 45
Dedi 180 65 55
Erdi 190 70 60

Langkah pertama adalah memasukkan data-data yang digunakan.
Contoh data adalah sebagai berikut


Langkah-langkah penggunaan algoritma ini adalah

1. Tentukan relasi antar kriteria yang digunakan
Ada 3 kriteria yang digunakan dalam kasus ini, yaitu: jam kerja, Jumlah barang yang dikerjakan, dan jumlah barang yang lolos uji (berkualitas)
diasumsikan dalam kasus ini:
jam kerja 0.5 kali lebih penting daripada jumlah barang
jam kerja 0.5 kali lebih penting daripada kualitas barang
Jumlah barang 0.25 kali lebih penting daripada kualitas barang

2. Buat matrix dari relasi antar kriteria tersebut
Dengan asumsi diatas, maka matrix yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

kriteriajam kerjajumlah barangkualitas
jam kerja10.50.5
jumlah barang210.25
kualitas241

3. Tentukan Eigen Vector dari matrix ini
Tentukan dahulu hasil kuadrat matrix diatas, setelah itu cari total data per baris dan total semua data.
Eigen Vector adalah total data per baris dibagi dengan total semua data.

4. Ulangi langkah penentuan Eigen Vector ini sampai Eigen Vector yang terakhir dihitung sudah sama persis dengan Eigen Vector pada perhitungan sebelumnya.
Gunakan matrix kuadrat dari perhitungan ini untuk digunakan sebagai matrix awal penghitungan berikutnya

5. Tentukan batas maksimal untuk ketiga kriteria diatas
Diasumsikan dalam kasus ini:
jam kerja maksimal adalah 200 jam
jumlah barang maksimal yang dapat dihasilkan adalah 100 buah
jumlah barang berkualitas adalah 100 buah
Sehingga, bilamana terdapat karyawan yang bekerja 200 jam, menghasilkan 100 buah barang, dan semuanya lolos uji, maka nilai kinerjanya adalah sempurna (1)

6. Hitung semua data karyawan dengan rumus:
((jam kerja / maks jam kerja) * Eigen Vector jam kerja) + ((jumlah barang / maks jumlah barang ) * Eigen Vector jumlah barang ) + ((jumlah kualitas / maks jumlah kualitas) * Eigen Vector jumlah kualitas)

7. Tentukan rentang kesimpulan nilai yang digunakan dalam perhitungan
Diasumsikan dalam kasus ini:
< 0.6 -> Kurang
0.6 – 0.69 -> Cukup
0.7 – 0.79 -> Baik
>= 0.8 -> Sangat Baik


Hasil akhir adalah: (klik untuk perbesar gambar)

cmd4a


Contoh modul / source code dalam bahasa VB (Visual Basic) dapat didownload disini:



Jika membutuhkan jasa kami dalam pembuatan program, keterangan selanjutnya dapat dilihat di Fasilitas dan Harga
Jika ada yang kurang paham dengan langkah-langkah algoritma diatas, silahkan berikan komentar Anda.
Selamat mencoba.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *