Algoritma IDDFS (Iterative Deepening Depth First Search)


Algoritma IDDFS (Iterative Deepening Depth First Search) adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk pencarian jalur. Contoh yang dibahas kali ini adalah mengenai pencarian jalur yang melalui semua titik.
Algoritma ini merupakan variasi dari Algoritma DLS (Depth Limited Search) yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika Algoritma DLS (Depth Limited Search) melakukan perhitungan dengan limit / batasan kedalaman tertentu saja, maka algoritma ini akan menghitung dengan menggunakan semua limit / batasan secara terurut. Apabila pada limit dengan angka rendah jawaban sudah ditemukan, maka tidak perlu lagi melakukan perhitungan menggunakan limit berikutnya.



Diasumsikan ada 5 titik yang harus dilalui semuanya, yaitu A,B,C,D,E
semua titik tidak terhubung secara langsung dengan titik-titik lainnya, melainkan hanya melalui jalur tertentu saja
setiap jalur juga memiliki biaya sendiri-sendiri
maka tentukan jalur yang harus diambil untuk mengelilingi semua titik yang ada
Diasumsikan data jalur yang tersedia adalah sebagai berikut

Titik awal Titik Tujuan Biaya
Titik A Titik B 10
Titik A Titik E 11
Titik B Titik A 12
Titik B Titik C 20
Titik B Titik D 6
Titik B Titik E 9
Titik C Titik B 15
Titik C Titik D 14
Titik D Titik B 7
Titik D Titik C 5
Titik E Titik C 8
Titik E Titik D 13

Jika diilustrasikan dalam gambar, maka model data awal adalah sebagai berikut
heldkarpawal



Sebelum masuk kedalam langkah-langkah pembahasan algoritma, ada beberapa konstanta atau parameter yang harus diketahui, yaitu:
* Tentukan jumlah titik yang harus dihubungkan
Diasumsikan dalam kasus ini, jumlah titik ada 5 buah

* Tentukan limit atau batas maksimal kedalaman pencarian
Karena ada 5 titik yang akan dicari solusinya, maka limit harus bernilai minimal 5 buah agar solusi dapat ditemukan
Jika tidak, maka solusi tidak dapat ditemukan karena pencarian titik tidak akan sampai pada pencarian 5 titik.


Langkah-langkah penggunaan algoritma ini adalah

1. Lakukan inisialisasi daftar titik sebanyak jumlah titik, dan masukkan masing-masing titik ke dalam daftar

2. Lakukan inisialisasi daftar jalur sesuai dengan data yang tersedia
Terdapat matriks berukuran [jumlah titik x jumlah titik] untuk menyimpan jalur dari masing-masing titik
Jika tidak ada jalur diantara 2 titik, maka nilai jalurnya adalah 0

3. Tentukan titik awal pencarian jalur

4. Lakukan proses perhitungan dimulai dari depth / kedalaman pertama sampai pada limit / batas maksimal kedalaman

5. Untuk masing-masing limit yang sudah ditentukan sebelumnya,
Lakukan perhitungan pencarian jalur melalui semua titik yang ada
Penjelasan tentang fungsi ini akan dijelaskan pada perhitungan dibawah ini (poin 5a – 5e)

Memasuki perhitungan pada fungsi DLS

5a. Masukkan titik awal sebagai titik pertama yang akan dicari jalurnya

5b. Kemudian masukkan titik-titik lain secara terurut dari titik terakhir ke titik pertama

5c. Inisialisasi variabel depth / kedalaman untuk mengetahui kedalaman pada saat pencarian jalur

5d. Masukkan titik pertama ke dalam jalur yang akan dihitung
Dan hilangkan titik tersebut dari daftar titik yang sudah dihitung

5e. Lakukan perhitungan selama masih ada titik yang belum dihitung (poin 5e1 – 5e4)

5e1. Masukkan titik berikutnya ke dalam jalur yang sedang dihitung
Dan hilangkan titik tersebut dari daftar titik yang sudah dihitung

5e2. Hitung kedalaman pada titik yang sedang dihitung
Apabila nilai kedalaman adalah 0, maka beri nilai awal kedalaman
Selain itu kurangkan nilai kedalamannya dengan 1

5e3. Jika terdapat jalur antara titik sebelumnya dan titik berikutnya,
dan semua titik sudah dihitung semua atau jumlah titik yang sedang dihitung belum melebihi limit / batas maksimal kedalaman,
maka lakukan pengecekan apakah semua titik sudah dihitung semua
Jika kondisi tersebut benar, maka hentikan perhitungan

5e4. Jika kondisi diatas tidak terpenuhi,
maka lakukan perhitungan berikut (poin 5e4a – 5e4g)

5e4a. Tampilkan pesan kesalahan apabila jumlah titik yang sedang dihitung sudah melebihi limit / batas maksimal kedalaman

5e4b. Tampilkan pesan kesalahan apabila tidak terdapat jalur antara titik sebelumnya dan titik berikutnya

5e4c. Kurangi kedalaman pada posisi titik terhitung untuk masing-masing sisa titik yang tidak terhitung

5e4d. Dan untuk sisa titik tersebut, beri nilai kedalaman dengan angka 0

5e4e. Untuk semua titik dengan nilai kedalaman 0,
Hilangkan titik-titik tersebut dari jalur yang sedang dihitung
dan masukkan kembali titik-titik tersebut kedalam daftar titik yang sudah dihitung

5e4f. Tentukan titik berikutnya dengan urutan terdekat setelah titik yang terakhir dihitung
Yaitu titik dengan selisih indeks negatif terendah

5e4g. Setelah menemukan titik terdekat,
Urutkan semua titik yang belum dihitung selain titik terdekat dari titik terakhir ke titik pertama
Kemudian masukkan titik terdekat ini pada urutan pertama sebelum urutan tersebut

6. Setelah menemukan jalur, maka hitung biaya untuk jalur tersebut


Hasil akhir adalah: (klik untuk perbesar gambar)

cmd81

Jika diilustrasikan dalam gambar, maka model hasil akhirnya adalah sebagai berikut
iddfs akhir


Contoh modul / source code dalam bahasa VB (Visual Basic) dapat didownload disini:



Jika membutuhkan jasa kami dalam pembuatan program, keterangan selanjutnya dapat dilihat di Fasilitas dan Harga
Jika ada yang kurang paham dengan langkah-langkah algoritma diatas, silahkan berikan komentar Anda.
Selamat mencoba.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *